Puskesmas Banyu Urip Siap Sambut JKN 2014

Puskesmas Banyu Urip Siap Sambut JKN 2014

Surabaya, eHealth. Beberapa bulan lagi akan memasuki suatu era baru dalam dunia kebijakan kesehatan, khususnya dalam bidang pembiayaan kesehatan. Pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang akan dikelola Badan Pelaksana Jaminan Sosial (BPJS) pada 1 januari 2014 mendatang. Untuk mengetahui kesiapan Surabaya dalam menyambut JKN, tim Kementerian Kesehatan (Kemenkes) survei ke Puskesmas Banyu Urip, hari Jum’at (29/11).

kunjungan kemenkesUntuk menyambut JKN, Manager Representatif (MR) Puskesmas Banyu Urip drg. Erna Indreswari mengaku siap, baik dari segi SDM, infrastruktur, peralatan, dan obat-obatan tentunya. ”Tinggal sosialisasi ke semua warga Banyu Urip, saat ini hanya dokter umum saja yang sudah melakukan sosialisasi lewat pasien,” terang dr. Erna begitu ia di sapa.

JKN yang akan berlaku pada 1 Januari 2014 nantinya akan menggantikan Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas). Meski begitu, kartu Jamkesmas tetap masih berlaku saat masa transisi. ”Karena transisi tidak bisa secara tiba-tiba diganti JKN, untuk itu nantinya kami masih melayani pasien Jamkesmas,” terang drg. Erna.

Dalam kunjungan tersebut, staff Kemenkes juga berdiskusi tentang program pelayanan kesehatan, terutama bagi kesehatan ibu dan anak (KIA) dan Gizi yang ada di Puskesmas Banyu Urip. Kunjungannya ke Surabaya kali ini karena Surabaya yang paling siap dalam pelaksanaan JKN nanti.

”Hambatan pasti ada, namun nanti kita cari solusinya, semoga JKN nanti bisa berjalan dinamis” ungkap drg. Grace Lovita Tewu, MSc, Kepala Bagian Program dan Informasi Ditjen Bina Gizi & KIA Kementerian Kesehatan RI.

Selain itu ia juga mengapresiasi terhadap pelaksanaan program gizi dan KIA yang ada di Puskesmas Banyu Urip. ”Kami sangat apresiatif yang sudah dilakukan oleh Surabaya terutama penanggulangan masalah AKI/AKB,” ungkapnya. (Ima)