Sekapur Sirih

Surabaya, eHealth. Pembangunan kesehatan diarahkan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar peningkatan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya dapat terwujud. Pembangunan kesehatan diselenggarakan dengan berdasarkan pada perikemanusiaan, pemberdayaan dan kemandirian, adil dan merata, serta pengutamaan dan manfaat dengan perhatian khusus pada penduduk rentan, antara lain ibu, bayi, anak, Lanjut Usia (Lansia) dan keluarga miskin.


Berita Terbaru

Cuci Tangan Pakai Sabun, “Supaya Nggak Cacingan”

Cuci Tangan Pakai Sabun, “Supaya Nggak Cacingan”

Surabaya, eHealth. Penyakit Gigi dan Mulut menempati posisi ke-3 dari 10 penyakit terbanyak Kota Surabaya tahun 2014 yaitu sebesar 110.553 kasus. Kesehatan gigi dan mulut sangat penting, karena gigi yang rusak akan menyebabkan rasa sakit, gangguan pernafasan, dan lain-lain. Berlatar belakang masalah ini, Dinas Kesehatan 

Untuk Membiasakan Siswa Sarapan Sehat Setiap Hari

Untuk Membiasakan Siswa Sarapan Sehat Setiap Hari

Surabaya, eHealth. Gelaran kampanye sarapan sehat serentak bagi seluruh siswa mulai tingkat Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas tetap dilaksanakan serentak di masing-masing sekolah se-Kota Surabaya, hari Rabu (27/05/2015), meski puncak gelaran sarapan sehat yang seharusnya dipusatkan di Sentra Ikan Bulak, Kenjeran yang rencananya dihadiri 

Wajibkan Adanya Tim Manajemen Mutu Puskesmas

Wajibkan Adanya Tim Manajemen Mutu Puskesmas

Surabaya, eHealth. Puskemas Simomulyo terpilih mewakili Kota Surabaya dalam penilaian Lomba Puskesmas Berprestasi tingkat Nasional Tahun 2014, namun untuk dapat melaju menjadi juara Puskesmas ini terlebih dahulu harus dapat menjawarai penilaian tingkat Provinsi Jawa Timur.

IMG_8210e
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur dr. Herlin Ferliana, M.Kes (kanan) melakukan penilaian di meja depan Puskesmas. (/dot)

Puskesmas yang berlokasi di Jalan Gumuk Bogo VI/1. Kecamatan Sukomanunggal Surabaya ini sudah ramai sejak pagi pada hari Senin (23/6). Penjurian ini dihadiri oleh Camat Sukomanunggal Ach. Suud Asy’ri, SH, M.SI, lurah, Muspika, perwakilan dari Dinas Kesehatan Kota Surabaya beserta pejabat strukturalnya, Kepala Puskesmas Simomulyo drg. Dharmawati Zahara, Kepala Puskesmas se-Kota Surabaya, dan para kader.

Tim penilai dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur beranggotakan 10 orang, diketuai oleh Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur dr. Herlin Ferliana, M.Kes. Alasan diadakannya penilaian Puskesmas berprestasi salah satunya adalah agar Puskesmas-puskesmas makin terpacu untuk terus tingkatkan kualitasnya sebab Puskesmas berperan sebagai tulang punggung pembangunan. Puskesmas yang maju menandakan pembangunan kesehatan yang maju.

Setelah berkeliling dan melihat aneka pelayanan dan fasilitas kesehatan di Puskesmas yang dilengkapi dengan ruang rawat inap ini, tim penilai memberikan pemaparan mengenai hasilnya. Herlin mengungkapkan bahwa seluruh Puskesmas, termasuk Puskesmas Simomulyo, harus memiliki tim manajemen mutu, yang mana hal tersebut memang sudah tertulis dalam Buku Standar Puskesmas. Hal-hal terkait cara menjaga kepuasan pelanggan sangat dianjurkan Herlin untuk dikuasai setiap Puskesmas.

Selain itu, dalam evaluasinya, salah satu anggota tim penilai juga menekankan bahwa Puskesmas harus rutin melaksanakan survey kepuasan masyarakat setiap hari atau bulan. Setiap laporan ketidakpuasan harus segera ditangani dan dicari solusinya pada hari itu juga, sehingga customer service (pelayanan prima) dan patient’s safety (pelayanan aman) dapat terjaga dengan baik.

Puskesmas juga harus lebih berpartisipasi dalam peran sertanya mengedukasi masyarakat seputar PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat), yang memiliki 3 poin: mencegah merokok, mengkonsumsi sayur dan buah, dan menerapkan ASI eksklusif bagi ibu yang memiliki bayi. (fns)