DAGUS IBU (DApatkan GUnakan SImpan BUang)
Sen, 27 Oktober 2025 | Sawah Pulo Promkes
"Materi Penyuluhan: DAGUSIBU — Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang Obat dengan Benar"
Obat merupakan salah satu hal penting dalam menjaga dan memulihkan kesehatan. Namun, banyak masyarakat yang belum memahami cara mendapatkan, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat dengan benar. Kesalahan dalam penggunaan obat dapat menyebabkan efek samping, keracunan, atau bahkan resistensi obat. Oleh karena itu, perlu adanya pemahaman mengenai konsep DAGUSIBU, yang merupakan singkatan dari Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang obat dengan benar.
1. Dapatkan Obat dengan Benar
-
Dapatkan obat hanya dari sumber resmi dan terpercaya, seperti apotek, rumah sakit, atau puskesmas.
-
Hindari membeli obat dari sumber yang tidak jelas, misalnya secara online tanpa resep atau dari penjual yang tidak memiliki izin.
-
Pastikan obat memiliki izin edar dari BPOM, tanggal kedaluwarsa yang masih berlaku, dan kemasan dalam kondisi baik.
2. Gunakan Obat dengan Benar
-
Gunakan obat sesuai aturan dokter, apoteker, atau petunjuk pada kemasan.
-
Jangan menghentikan atau menambah dosis obat tanpa anjuran tenaga kesehatan.
-
Gunakan alat takar yang sesuai (sendok takar, pipet, atau gelas ukur) untuk menghindari kesalahan dosis.
-
Jangan pernah berbagi obat dengan orang lain, karena dosis dan jenis obat setiap orang bisa berbeda.
3. Simpan Obat dengan Benar
-
Simpan obat di tempat yang kering, sejuk, dan terlindung dari sinar matahari langsung.
-
Jauhkan obat dari jangkauan anak-anak.
-
Perhatikan obat yang perlu disimpan di dalam lemari pendingin, seperti insulin atau obat tetes mata tertentu.
-
Jangan mencampur obat dengan bahan makanan atau minuman untuk mencegah kontaminasi.
4. Buang Obat dengan Benar
-
Buang obat yang sudah kedaluwarsa, rusak, atau tidak digunakan lagi.
-
Jangan membuang obat sembarangan ke toilet atau saluran air karena dapat mencemari lingkungan.
-
Hancurkan obat padat (tablet/kapsul) sebelum dibuang agar tidak disalahgunakan.
-
Bila memungkinkan, kembalikan obat yang tidak terpakai ke apotek atau puskesmas agar dapat dimusnahkan dengan aman.
Dengan menerapkan prinsip DAGUSIBU, masyarakat diharapkan menjadi lebih bijak dan aman dalam menggunakan obat. Ingatlah bahwa obat yang benar dapat menyembuhkan, tetapi obat yang salah bisa membahayakan. Mari bersama-sama menjadi konsumen obat yang cerdas dan bertanggung jawab!
