Sekapur Sirih

Surabaya, eHealth. Pembangunan kesehatan diarahkan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar peningkatan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya dapat terwujud. Pembangunan kesehatan diselenggarakan dengan berdasarkan pada perikemanusiaan, pemberdayaan dan kemandirian, adil dan merata, serta pengutamaan dan manfaat dengan perhatian khusus pada penduduk rentan, antara lain ibu, bayi, anak, Lanjut Usia (Lansia) dan keluarga miskin.


Berita Terbaru

Penganugerahan Lomba Posyandu Balita Tahun 2020

Penganugerahan Lomba Posyandu Balita Tahun 2020

Penilaian posyandu balita selalu diadakan setiap tahunnya dari Dinas Kesehatan Kota Surabaya, sebagai bentuk apresiasi untuk kerja keras pengurus posyandu. Lomba Posyandu Tahun 2020 telah selesai dilaksanakan. Dinas Kesehatan Kota Surabaya memberikan pengumuman pemenang Lomba Posyandu secara virtual melalui aplikasi Zoom dengan dihadiri oleh: Camat, 

Tegaknya Penerapan Protokol Kesehatan Puskesmas Jagir pada Pelaksanaan Imunisasi Sekolah

Tegaknya Penerapan Protokol Kesehatan Puskesmas Jagir pada Pelaksanaan Imunisasi Sekolah

Sekolah yang berpartisipasi dalam pemberian imunisasi pada hari Jumat, 23 Oktober 2020 adalah SD Muhammadiyah 6 di bawah cakupan area Puskesmas Jagir.

Bulan Imunisasi Anak Sekolah di SDK Mutiara Hati, Puskesmas Rangkah

Bulan Imunisasi Anak Sekolah di SDK Mutiara Hati, Puskesmas Rangkah

Seluruh puskesmas di Kota Surabaya melakukan pemberian imunisasi kepada anak-anak SD dalam rangka Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) Tahun 2020.

Salah satu sekolah yang dikunjungi pada hari Rabu (21 Oktober 2020) adalah SDK Mutiara Hati, yang termasuk di dalam wilayah Puskesmas Rangkah. Sebelum imunisasi dimulai, Puskesmas memberikan panduan Senam Cuci Tangan Pakai Sabun kepada anak-anak dan orangtua/pengasuh.

Meski masa sekolah belum dimulai dikarenakan adanya wabah COVID-19, pemberian imunisasi tetap dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yaitu menjaga jarak, memakai masker dan APD (Alat Pelindung Diri), dan mencuci tangan pakai sabun. Setelah pemberian imunisasi, anak-anak diwajibkan langsung pulang ke rumah.

Sasaran imunisasi MR adalah 5 anak yang kesemuanya menerima imunisasi (100%), sementara sasaran imunisasi HPV adalah 10 orang dimana 1 orang sedang sakit, sehingga sasaran tercapai 90%. (Fns)