Sekapur Sirih

Surabaya, eHealth. Pembangunan kesehatan diarahkan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar peningkatan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya dapat terwujud. Pembangunan kesehatan diselenggarakan dengan berdasarkan pada perikemanusiaan, pemberdayaan dan kemandirian, adil dan merata, serta pengutamaan dan manfaat dengan perhatian khusus pada penduduk rentan, antara lain ibu, bayi, anak, Lanjut Usia (Lansia) dan keluarga miskin.


Berita Terbaru

Gebyar Vaksinasi Serentak COVID-19 di Kota Surabaya

Gebyar Vaksinasi Serentak COVID-19 di Kota Surabaya

Pemerintah Daerah Kota Surabaya menggelar vaksinasi tenaga kesehatan serentak pada Minggu (31 Januari 2021) di Gedung Graha YKP, Rungkut. Kegiatan ini diikuti sekitar 4,039 tenaga kesehatan yang ada di Kota Surabaya, dimana 94 di antaranya ditunda dan 11 batal. Vaksinasi melibatkan 146 tenaga vaksinator. Sebanyak 

Kegiatan Doa Bersama Dinas Kesehatan Kota Surabaya

Kegiatan Doa Bersama Dinas Kesehatan Kota Surabaya

Secara rutin, Dinas Kesehatan Kota Surabaya menggelar acara doa bersama. Turut hadir dalam acara ini adalah Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya drg. Febria Rachmanita, sekretaris Dinas Kesehatan Kota Surabaya dan seluruh Kepala Bidang dan Kepala Seksi. Para staf juga turut hadir. Doa bersama kali ini 

Protokol Kesehatan Kini Menjadi 3M

Protokol Kesehatan Kini Menjadi 3M

Dinas Kesehatan menggencarkan gerakan 3M. Masih terkait dengan pandemi COVID-19, 3M adalah singkatan dari:

  1. Mencuci tangan
  2. Memakai masker
  3. Menjaga jarak

Seluruh 63 puskesmas di Surabaya melakukan kampanye 3M selama 3 hari pada tanggal 24-26 November 2020 untuk meningkatkan wawasan pada masyarakat, terlebih masih banyak warga yang tidak menggunakan masker di tempat umum dan tetap berkerumun tanpa jarak.

Pada hari Rabu, 25 November 2020 Puskesmas Tanjungsari berkampanye di wilayah RW 2 Kelurahan Putat Gede, Kecamatan Sukomanunggal. Dalam kampanye ini turut hadir para kader kesehatan, petugas puskesmas, serta lintas sektor (Kelurahan, Kasi Kesra, Babinsa dan Ketua RW). Semua pihak saling bekerjasama memberikan pengetahuan protokol kesehatan ini kepada warga, agar penyebaran virus dan pandemi segera berakhir.

Dalam kampanye ini, Dinas Kesehatan juga membagikan masker kain 3 lapis gratis kepada warga. Setiap bungkusnya terdiri dari 2 buah masker yang dapat dicuci dan dipakai berkali-kali. Setiap puskesmas menerima sekitar 1,000 bungkus untuk dialokasikan kepada warga.

Reta, promotor Puskesmas Tanjungsari, juga memberi contoh gerakan 6 langkah cuci tangan pakai sabun. 6 langkah cuci tangan ini sangat krusial sebab banyak orang yang mencuci tangan seadanya saja, sehingga perlu adanya edukasi tentang tatacaranya yaitu:

  1. Basahi tangan, gosok sabun pada telapak tangan kemudian usap dan gosok kedua telapak tangan secara lembut dengan arah memutar;
  2. Usap dan gosok juga kedua punggung tangan secara bergantian;
  3. Gosok sela-sela jari tangan hingga bersih;
  4. Bersihkan ujung jari secara bergantian dengan posisi saling mengunci;
  5. Gosok dan putar kedua ibu jari secara bergantian;
  6. Letakkan ujung jari ke telapak tangan kemudian gosok perlahan. Bilas dengan air bersih dan keringkan.