18 Jul
2017

TES URINE : Petugas dari Dinas Kesehatan kota Surabaya melakukan tes urine para pengendara bermotor di Jl. Ahmad Yani Surabaya dengan alat Narko Test. /Foto : Andi Sahrial

Surabaya, eHealth. Dinas Kesehatan Kota Surabaya turut dalam operasi gabungan di frontage road Jl. Ahmad Yani Surabaya, tepatnya di depan Pusvetma, hari Selasa (18/07/2017). Operasi yang melibatkan Dinas Perhubungan Kota Surabaya, Badan Narkotika Nasional Kota (BNN) Surabaya, aparat Polri – TNI dan Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau ini menyasar para pengguna kendaran bermotor, baik roda dua maupun roda empat.

Dalam operasi gabungan tersebut, para pengendara kendaraan bermotor, mulai kendaraan pribadi, kendaraan umum, hingga ojek online pun tak luput dari pemeriksaan untuk diperiksa kelengkapan kendaraan bermotornya, mulai SIM dan STNK.

Tidak berhenti disitu saja, para pengendara diarahkan ke tenda pemeriksaan yang berada di trotoar untuk di tes urine oleh Dinas Kesehatan Kota Surabaya dengan pengawasan dari BNNK Surabaya.

Klik : Foto – Foto Operasi Gabungan Pemeriksaan Urine Terkait Minuman Keras / Narkoba Bagi Pengemudi Kendaraan Bermotor

“Operasi (gabungan) kali ini tidak hanya dilakukan pemeriksaan secara fisik. Namun juga pemeriksaan tes urine untuk Narkoba, tes alkohol dan tes kesehatan,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya Ir. Irvan Wahyu Drajat.

Sementara itu, petugas dari Dinas Kesehatan Kota Surabaya sebanyak 20 orang bertugas mendata, memeriksa tes urine dan juga alkohol kepada pengendara kendaraan bermotor. Setelah dites urine, para pengendara juga di tes kadar gula darah, kolesterol dan  tekanan darah.

“Silahkan pak ke WC untuk buang air kecilnya, nanti ditaruh di tabung sini ya,” ujar Kepala Seksi Pencegahan Penyakit Tidak Menular Dinkes Kota Surabaya Sufiah Rahmawati, SKM, M.Kes kepada salah seorang pengendara seraya menunjuk WC portable yang sudah disediakan oleh tim dari Dinas kebersihan dan RTH ini sembari menyerahkan tabung kecil tempat urine.

NEGATIF : Salah seorang pengendara ojek online tengah di tes alkohol dengan cara meniup alat tes tersebut selama 5 detik untuk mengetahui kadar alkohol saat pelaksanaan operasi gabungan di Jl. Ahmad Yani (18/07/2017). /Foto : Andi Sahrial

Setelah pengambilan urine, dilakukan tes urine di depan pengendara dengan menggunakan Narko Test. Selanjutnya pengendara di tes alkohol dengan cara meniup alat tes yang sudah disiapkan. Tidak berhenti disini, pengendara melanjutkan tes kesehatan dengan tensi darah, tes gula darah dan kolesterol.

Pemeriksaan kesehatan tersebut bertujuan untuk mengetahui kesehatan para pengendara sehingga dapat meminimalisir kejadian yang tidak diinginkan seperti kecelakaan akibat masalah kesehatan.

Dalam operasi gabungan yang berlangsung sekitar 3 jam tersebut, tim dari Dinkes Kota Surabaya mendapati dua pengendara yang kedapatan positif saat di tes dengan menggunakan Narko Test. Dinkes Kota Surabaya langsung menyerahkan kewenangan kepada BNNK apabila ditemukan pengendara yang positif.

“Karena tugas dan kewenangan kita (Dinkes Kota Surabaya) hanya memeriksa. Untuk kewenangan memutuskan pengendara tersebut positif Narkoba atau tidak itu kewenangan dari BNN,” tukas wanita alumnus Unair tersebut. (And)