12 Aug
2017

Menjadi Remaja Berkualitas dalam Berbagai Bidang

Surabaya, eHealth. Menyambut Youth Day, Dinas Kesehatan Kota Surabaya menunjukkan kepedulian yang sangat besar terhadap dunia kesehatan melalui aktifitas para remaja. Kesehatan memang harus ditanamkan kepada setiap orang mulai dari usia belia, agar kebiasaan-kebiasaan yang sehat dapat dilestarikan sampai mereka tumbuh dewasa dan membawa pengaruh positif ke orang lain.

Acara yang diselenggarakan di Gedung Wanita Candra Kencana, jalan Kalibokor Selatan nomor 2 Surabaya ini dimulai pukul 08.30 WIB dan menghadirkan empat narasumber untuk Seminar Remaja. Bertajuk “Pemuda Tangguh Pelopor Perdamaian dan Persahabatan”, acara yang digelar setiap tahunnya untuk memeriahkan Youth Day sedunia setiap tanggal 12 Agustus tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, jajaran Kepala Bidang dan Kepala Seksi Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Kepala Puskesmas se-Kota Surabaya, dan siswa-siswi SMP dan SMA dari berbagai sekolah di Kota Surabaya. 

Acara dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan drg. Febria Rachmanita. Dalam sambutannya, wanita yang akrab dengan panggilan Ibu Feni tersebut menyampaikan harapannya agar adik-adik Duta Kesehatan Remaja dapat bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dalam menyebarkan hal terkait kesehatan di lingkungannya. Sebagai Duta Kesehatan, penting untuk menjadi kader kesehatan di rumah atau lingkungan masing-masing. Ke depannya, diharapkan jumlah remaja yang belakangan ini banyak ditemukan positif menggunakan narkoba atau rokok akan berkurang.

Dalam kesempatan ini, Dinkes Kota Surabaya berkesempatan mengumumkan pemenang Duta Kesehatan Remaja Tahun 2017. Pemenang-pemenang tersebut adalah:

  • Juara I Putri: Melinda Fujiana (SMAN 11 Surabaya) asal Puskesmas Manukan Kulon
  • Juara II Putri: Salsabila Wardhani (SMAN 16 Surabaya) asal Puskesmas Tenggilis
  • Juara III Putri: Anastasya Ayu Malika (SMA Muhammadiyah I) asal Puskesmas Tambak Rejo
  • Juara I Putra: Julius Christ Addel (SMA Hang Tuah I Surabaya) asal Puskesmas Krembangan Selatan
  • Juara II Putra: Andika Wahyu Eka (SMAN 16 Surabaya) asal Puskesmas Tenggilis
  • Juara III Putra: Guntur Dimas (SMK Kesehatan Nusantara) asal Puskesmas Ketabang

Hadiah diserahkan langsung kepada para pemenang oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya didampingi oleh Dr. dr. Kohar Hari Santoso, Sp. An., KIC., KAP, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur.

Acara pun dilanjutkan dengan serangkaian seminar, yang dimulai dengan materi berjudul “Bijak Menggunakan Social Media” oleh Cak Persahabatan 2017, Fariz Kevin Harlens, yang akrab dipanggil Cak Kevin. Pria yang kini menimba ilmu di Universitas Airlangga angkatan tahun 2015 tersebut membuka sesi seminar dengan penuh semangat. Materi yang dibawakannya sangat dekat dengan keseharian remaja “kekinian”. Dengan kocak namun mengena, pria kelahiran tahun 1997 tersebut memberi saran bagaimana bersikap bijak dalam menggunakan media sosial, dan mengajak remaja untuk mem-posting hanya hal-hal positif seperti hasil karya atau kegiatan-kegiatan sosial yang bermanfaat.

Berikutnya Ning Persahabatan 2017, Ni Ketut Suwendari Yogiswari Putri yang akrab dengan sebutan Ning Putri, turut memberikan semangat kepada para remaja agar terus aktif menyebarkan hal-hal positif, utamanya dalam bidang kesehatan, agar warga sekitar turut menjalankan hidup sehat. Ning Putri secara kebetulan juga adalah seorang dokter, sehingga beliau sangat sering turut berpartisipasi dalam mewujudkan kepeduliannya pada acara-acara kesehatan.

Pemateri selanjutnya adalah Herliyana Isnaeni, yang merupakan seorang psikolog. Wanita yang pernah berkarir sebagai psikolog di Dinkes Kota Surabaya ini membeberkan tentang kiat menjadi remaja berkualitas, baik dari sisi karakter hingga keagamaan. Wanita yang juga Dosen Psikologi di UIN Sunan Ampel Surabaya ini begitu enerjik dan memberikan semangat kepada para peserta dengan materi seminar yang asyik diikuti.

Terakhir ada Bambang Soenarko dari Tim Sektap UKS/M yang memberikan materi bertajuk “Revitalisasi Program UKS/M dalam Peran Serta Peringatan Hari Remaja Internasional”, yang mana ditekankan bahwa UKS kini bukan lagi hanya tempat siswa berkunjung jika mereka sakit, namun dapat dimanfaatkan sebagai sarana promosi kesehatan di lingkup sekolah atau masyarakat.

Di sela-sela seminar, moderator Ridzotullachmad Nurchakim alias Edo, yang juga seorang Ahli Gizi Teladan Nasional tahun 2010, membakar semangat peserta dengan mengajak mereka melakukan Senam Germas (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) yang sedang kekinian. Semua yang hadir turut serta menggerakkan tubuh mengikuti irama, mengikuti gerakan yang dicontohkan oleh mas Edo, yang juga didampingi oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Surabaya drg. Yohana Sussie Emissa dan Kepala Seksi Kesehatan Keluarga, Gizi dan Masyarakat dr. Kartika Sri Rejeki di atas panggung.

Acara pun diakhiri dengan sesi tanya jawab dan pembagian hadiah doorprize bagi siswa-siswi yang beruntung. (/Fns)