26 Dec
2017

Surabaya, eHealth. Di penghujung tahun 2017, tujuh Puskesmas di Kota Surabaya bersiap melaksanakan penilaian akreditasi Puskesmas. Ketujuh Puskesmas ini merupakan gelombang terakhir dari total 63 Puskesmas di Kota Surabaya yang menjalani penilaian akreditasi FKTP (Fasilitas kesehatan Tingkat Pertama).

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, drg. Febria Rachmanita, MA saat menerima para surveior akreditasi dalam acara Pra Survey Akreditasi Puskesmas yang bertempat di Hotel Santika Jemursari, hari Selasa (26/12/2017) malam.

Kadinkes melanjutkan paparannya, Dinkes Kota Surabaya memang menargetkan tahun 2017 ini seluruh Puskesmas di Kota Surabaya sudah menjalani proses akreditasi. Sehingga road map ke depan, pihaknya sudah berkonsentrasi ke fasilitas kesehatan tingkat pertama lainnya di Kota Surabaya yang ingin mengajukan akreditasi. Sehingga diharapkan, tahun 2020 seluruh fasilitas kesehatan di Surabaya sudah menjalani akreditasi.

Ketujuh Puskesmas yang menjalani akreditasi gelombang terakhir yakni Puskesmas Jemursari, Asem Rowo, Banyu Urip, Rangkah, Sawah Pulo, Balas Klumprik, dan Puskesmas Dr. Soetomo.

Nantinya, tujuh Puskesmas akan menjalani akreditasi selama tiga hari, mulai tanggal 27 – 29 Desember 2017. Lanjut drg. Feny –sapaan akrab drg. Febria Rachmanita- berharap ketujuh Puskesmas ini mendapatkan hasil yang maksimal sehingga dapat melayani masyarakat lebih baik lagi.

Dalam acara pra survey akreditasi tersebut, perwakilan tujuh Puskesmas hadir beserta para surveior yang akan “memotret” kondisi di masing-masing Puskesmas. Salah seorang surveior, dr. T. Marwan Nusri, MPH menjelaskan terkait kode etik pelaksanaan akreditasi Puskesmas selama tiga hari kedepan, dan acara diakhiri dengan foto bersama. (And)