25 Jun
2018

Surabaya, eHealth. Mulai hari ini, Calon jamaah Haji (CJH) asal Kota Surabaya mulai menjalani vaksin Meningitis meningokokus serta vaksin influenza. Selama dua hari, sebanyak 2.642 CJH asal kota pahlawan ini mendapatkan vaksinasi di 63 Puskesmas yang ada di Surabaya.
Puskesmas Lontar, salah satu Puskesmas di Surabaya melayani pemberian vaksin Meningitis kepada 69 CJH yang berasal dari wilayah kerja Puskesmas Lontar. Di hari pertama, CJH yang hadir untuk mendapatkan vaksin meningitis ini sebanyak 60 CJH.
Kepala Puskesmas Lontar drg. Umi Fauzia mengatakan bahwa antusiasme CJH yang berada di wilayah kerja Puskesmas Lontar sangat tinggi, hal ini terlihat dari banyaknya CJH yang datang di hari pertama pelayanan vaksin Meningitis meski pelayanan dibuka selama dua hari.
Dari 60 CJH yang hadir di Puskesmas yang beralamat di Jl. Raya Lontar No. 26 Kecamatan Sambikerep ini semuanya mendapatkan vaksin Meningitis dan hanya 25 CJH yang mendapat vaksin Influenza. “Rata-rata CJH sudah mendapatkan vaksin Influenza secara mandiri di masing-masing KBIH,” ujar drg. Umi.
Memang, CJH yang akan berangkat ke tanah suci baik untuk melaksanakan ibadah haji maupun umroh wajib untuk diberikan vaksin Meningitis. Para CJH yang sudah mendapatkan vaksin Meningitis akan diberi sertifikat atau buku kuning sebagai tanda yang bersangkutan sudah divaksin dan juga sebagai syarat wajib berangkat menunaikan ibadah haji ke tanah suci.
Pemberian vaksin Meningitis ini sebagai tindakan pencegahan terhadap terjangkitnya penyakit Meningitis meningokokus, yakni infeksi yang menyebabkan peradangan pada selaput yang melindungi otak dan sumsum tulang belakang. Penyakit ini bukanlah penyakit endemik yang ada di Indonesia, namun berisiko tinggi di bagian tertentu di dunia, salah satunya adalah negara Arab Saudi yang juga sebagai tempat umat muslim menunaikan ibadah Haji. (And)