04 Dec
2013

Baksos Kesehatan, Layani 1176 Warga Simomulyo

Surabaya, eHealth. Meski hujan deras mengguyur Surabaya, namun tak menyurutkan warga Jl. Simojawar, Kelurahan Simomulyo Baru untuk datang berobat dan mengunjungi Bakti Sosial (Baksos) kesehatan yang diadakan oleh Dinas Kesehatan Kota Surabaya, hari Rabu (4/12/2013) di Balai RW:1 Kelurahan Simojawar.

baksos simojawar

Wali Kota Surabaya Ir. Tri Rismaharini, Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya drg. Febria Rahmanita meninjau warga yang datang ke acara bakti sosial. (\ima)

Dalam Baksos ini, turut hadir Wali Kota Surabaya Ir. Tri Rismaharini, Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya drg. Febria Rahmanita, Kepala Bidang dan Kepala Seksi Dinas Kesehatan, para Kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya, serta dokter, bidan dan paramedis.

Tujuan acara Baksos itu selain untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis juga sebagai peningkatan kepedulian dan peran aktif pemerintah serta masyarakat.

Orang nomor satu di Surabaya tersebut juga menekankan bahwa kepada warga Kota Surabaya harus terus menjaga kesehatan, terutama pada musim penguhan saat ini. ”Sekarang sudah awal musim hujan, pada musim hujan jangan sampai kena demam berdarah, untuk itu kita harus menjaga kebersihan lingkungan kita agar tidak terkena demam berdarah,” terangnya saat menyampaikan sambutan.

Juga dalam sambutannya, Wali Kota Surabaya menghimbau kepada masyarakat terkait persoalan keluarga sehari-hari dan juga kesehatan. Himbauan tersebut seperti jangan sampai anak putus sekolah, karena sekarang sekolah tidak dipungut biaya. “Jadi tidak boleh ada lagi anak yang tidak bisa membaca,” tukas Risma.

Tidak hanya itu, wanita alumnus Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) ini pun menghimbau bagi ibu-ibu harus memberikan ASI kepada balitanya, tidak ada alasan apapun meskipun ibu sedang bekerja. ”Anak-anak balita harus mendapatkan ASI, meski ibu bekerja ada caranya menyimpan ASI, saya dulu juga bekerja tetapi anak-anak saya tetep mendapatkan ASI,” ungkapnya.

Dalam bakti sosial Dinkes melayani pengobatan gratis yang meliputi pelayanan Keluarga Berencana (KB) gratis bagi 14 akseptor yang berasal dari keluarga tidak mampu, screening dan operasi katarak bagi 122 orang, Balai Pengobatan Umum gratis bagi 648 orang, Balai Pengobatan Gigi bagi 58 orang, Pelayanan IVA sebanyak 44 orang, Pelayanan imunisasi sebanyak 262 anak, dan pelayanan pengobatan tradisional sebanyak 28 orang.

Acara dimeriahkan dengan hadirnya stand dari SKPD lain seperti Dinas Pertanian, Dispendukcapil, Disnaker, Dinkominfo, Dinsos, Dinas Koperasi untuk memberi pelayanan pengurusan surat-surat gratis seperti akta kelahiran, lowongan kerja.

Selain itu Baksos juga diikuti bazar murah yang diikuti oleh lima distributor dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) mulai dari jajanan, makanan ringan dan olahan hingga kerajinan tangan dari benang rajut dan sulaman. (Ima)